Rabu, 19 Februari 2014

Lomba Presentasi Bahasa Inggris

         

              Suatu ketika aku menuju kelas pusat pengembangan bahasa universitas. Dengan
mempercepat langkah kakiku. Aku melewati beberapa anak tangga. Puluhan anak tangga kira-kira, pikirku begitu. Terang saja, karena kelas bahasa inggrisku berada di lantai tiga, ruang 303. Di samping itu aku terlambat dikarenakan aku baru saja mengikuti mata kuliah di fakultas. Setelah berada tepat depan pintu, aku mengatur nafasku yang tersengal-sengal. Dengan perlahan kubuka pintu kelas dan ku ucapkan salam.
           
            “ Assalamu’alaikum . . . .”  tegasku, dari depan pintu
           
            “ Wa’alaikumsalam . . .”  jawab dosenku dari dalam kelas
           
             Aku memasuki ruangan kelas, dan secepatnya menduduki kursi yang masih kosong.
tiba – tiba teman sekelas yang berada di sampingku mengagetkanku dengan mengatakan,
            
             “ besok kamu disuruh mengikuti lomba “  sambil melihatku
            
             Sambil kebingungan, belum sempat ku bertanya kepadanya. tiba – tiba suara dosen membuyarkan kebingunganku, dengan berkata kepadaku.
           
             “ fikr . . nanti pada tanggal 12 hari selasa, kamu dengan zubas dan syafi’i mewakili kelas ini. Dalam perlombaan presentasi bahasa inggris.” Kata dosenku
            
              Tentu saja bak tersambar petir diriku mendengar berita itu. Tanpa bisa menjawab apa – apa aku hanya bisa diam dan mengangguk tanda mengerti. huft . . . mimpi apa aku semalam ? batinku. Bayangkan saja bertepatan dengan minggu lomba presentasiku, aku harus membuat makalah dan presentasi selama empat kali. Aku tak bisa membayangkan bagaimana nantinya.
tapi syukurlah dalam lomba ini aku hanya sebagai moderator. Jadi aku hanya menyiapkan kalimat yang aku pergunakan di saat menjadi moderator dan membuat power point yang dihias  dengan animasi sebagai bahan presentasi kami. Kurang lebih selama seminggu kami mempersiapkan semuanya. dan mencoba mempraktekkannya di depan teman – teman kelas.
            Setelah di nanti – nanti, hari itu datang juga. Tepat pada tanggal 12 november 2013 hari selasa kami bersaing dengan kelas – kelas lain. Sebenarnya aku cukup kecewa. Kenapa harus hari ini. Karena saat itu bertepatan dengan seminar “ mendapatkan beasiswa di eropa “. dan berkunjungnya aktris sekaligus penyanyi fatin shidqia di kampus kami. Sesampainya kami semua di tempat perlombaan. Kami mendaftar dengan nomor urut pertama. Kami memang sengaja langsung mendaftar, agar kami tidak gugup ketika melihat kelompok presentasi yang lain.
            
Awalnya aku gugup. Tapi dengan penuh percaya diri beralmamaterkan UIN Sunan Kalijaga seraya berucap basmallah. Ku mantapkan kakiku tuk berjalan menuju meja yang di sediakan untuk perlombaan ini. Ku tegakkan badanku dan ku lebarkan senyumku. Tuk mengusir ketenganganku. Dalam kurun waktu 10 menit kami harus menyelesaikan presentasi kami. Jika tidak maka juri akan memotong skors kami. Tiap satu menit kami terlambat maka dalam waktu yang sama kami juga kehilangan satu point.

           Dewan juri mengetuk meja di sela – sela penjelasan temanku. Spontan aku dan teman yang berada di sampingku kaget. Akhirnya dengan terburu – buru kami menyudahi presentasi kami. Dengan di tutup pertanyaan dari para dewan juri.
          
          “ Huft . . kira – kira di kurangin ga ya skornya ? “. Batinku
         
           setelah cukup lama kami melihat – lihat kelompok yang lain. Dan menunggu pengumuman. Aku bedecak kagum melihat kelompok – kelompok yang maju setelah kelompokku. Mereka semua begitu menguasai materi bahkan ada salah satu peserta yang sangat lancar berbicara bahasa inggris sampai – sampai tidak kupahami bahasa inggrisnya.
          
          “apa bisa . . kami memenagkan lomba ini ? “ . gumanku
          
           Setelah menunggu sekian lama. Akhirnya waktu yang di tunggu – tunggu telah tiba. Salah satu juri memegang mickrofon dan mengumumkan bahwa, pengumuman pemenang akan di umumkan kurang lebih satu sampai dua minggu.
           
            “ yah . . . “  teiak para peserta memenuhi seisi ruangan
           
            Aku sedikit kecewa dengan pengumuman tadi. Lama sekali pengumumannya. Tapi tak apalah. Tinggal menunggu saja. Oia aku lupa. Salah satu teman juga mewakili kelas kami dalam lomba esai bahasa inggris. Namanya anna khoiriyah. Setelah cukup lama ku mengikuti perkuliahan, tugas dan sibuk dalam organisasi. Tak terasa ujian akhir semester akan di laksanakan pada tanggal 2 januari 2014. Tentu saja dengan berita ini aku berguman. Berarti aku tidak bisa merayakan malam tahun baru bersama keluarga di kampung halaman.
          Ujian kelas bahasa inggris di pusat pengembangan bahasa universitas akan di laksanakan pada hari selasa bertepatan dengan tanggal 7 januari. Tepat pada hari itu ku bergegas menuju gedung yang di tuju dengan langkah sedikit berlari. Setelah memasuki gedung aku melihat sekumpulan mahasiswa dan mahasiswi memenuhi papan pengumuman yang terpajang di lantai dasar. Aku ikut berdesak – desakan dengan mahasiswa dan mahasiwi yang memenuhi papan pengumuman itu. Kukira pengumuman ruang ujian yang tertera di atas papan itu. Ternyata setelah ku teliti, itu adalah pengumuman lomba presentasi dan esai yang aku ikuti beberapa minggu yang lalu.
            Dengan sedikit berdebar ku cari-cari nama – nama para juara dari fakultasku. Setelah memutar – mutarkan mata berusaha mencari akhirnya ketemu juga. Kulihat siapa saja yang


tertera sebagai juara dari fakultasku itu. Dari juara satu bukan. Juara dua.. eh. Alhamdulillah ternyata kelompokku dengan nama peserta Zubaz Muclis, Ahmad Syafi’I dan Fikriyatul Ilmi menyandang juara dua dalam lomba presentassi bahasa inggris. Aku senang bukan main. Temanku yang bernama anna khoiriyah juga memenagkan jura dua lomba esai bahasa inggris yang mewakili kelas kami. Kami begitu bergembira dan bersyukur bisa mewakili kelas kami dan membawanya ke tingkat juara.
              Setelah memasuki ruang ujian teman – temanku memberikan selamat dan menyalami kami semua atas keberhasilan kami. Keesokan harinya siang hari kami harus menggambil hadiah di ruang teatrikal pusat pengembangan bahasa universitas. Atas keberhasilan ini, kami semua berempat termasuk temanku ana khoiriyah, mendapatkan sertifikat dan uang tunai. Kami mengabadikan ini semua dengan berfoto bersama. Terima kasih semua atas dukungan dan do’anya.

Yogyakarta, 9 Januari 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar