Alhamdulillah . . . saya sudah sampai di negri kinanah Egypt, buminya
para nabi.mulai dari pemberangkatan pada tanggal 12 Oktober dari
Bandara Internasional Soekarno Hatta. check in pukul 21.00 WIB take off
pukul 00.40 WIB tanggal 13 Oktober. dengan maskapai Emirates selama 7
jam. Subhanallah diri ini berdecak kagum atas segala ciptaanNya, ketika
melihat adanya perbedaan siang dan malam dalam peta penerbangan. ketika
di Indonesia sudah muncul dengan sinar mentarinya. saya beserta kawan
yang lain masih dalam perjalanan dengan langit gelapnya.
Setelah melewati beberapa negara selama 7 jam, alhamdulillah saya
beserta kawan2 sampai di kota Dubai ibukota dari negara Qatar pukul
06.00 PM kira2. seperti yang kita ketahui kota Dubai adalah satu dari
tujuh emirat dan kota terpadat di Uni Emirat Arab (UEA). memiliki
populasi terbesar dan merupakan emirat terbesar kedua menurut luasnya,
setelah Abu Dhabi.nah di kota Dubai yang megah ini saya beserta kawan2
transit dikota ini selama 3 jam. ya... kami harus berjalan kaki cukup
lama menuju gate, karna saking luasnya hehehe akhirnya kami punya waktu 1
jam untuk menggu pesawat selanjutnya.
Kira2 pukul 08.00 PM kami
melanjutkan perjalanan kembali menuju Cairo. dengan lama perjalanan 3
jam. singkat cerita ketika kami sampai di Bandara Internasional Cairo
dan keluar dari sana. kesan pertama ... cukup panas hehehe makanya saya
dari rumah tak membayangkan yang indah2 takutnya saya kaget disini.
dengan dijemput kakak2 senior disini. kami naik bus menuju tempat yang
dituju. kami berkumpul di KPMJB (kelompok parahyangan mahasiswa jawa
barat) ya.. base campnya Mahasiswa/i yang dari jawa barat. kami
beristirahat serta melepas lelah yang tak tertahankan. dan kami bertemu
dengan orang2 penting seperti Presiden PPMI (Persatuan Pelajar dan
Mahasiswa Indonesia) dan yang lainnya.
Alhamdulillah sudah dua
hari satu malam saya beserta kawan2 ada disini.saya tinggal diflat, ya
... yang biasa sahabat2 liat di film AAC ato di novelnya gitu.....
dengan penghuni6 orang. kayak hidup di tengah-tengah dunia lain, kayak
orang ilang hehehehe ga ngerti apa2. apalagi ketika di jalan raya
ngeliat kanan kiri banyak mobil2 lalu lalang dengan kecepatan yang
lumayan tinggi, belok tanpa memakai riting. jadi saya sebagai penyebrang
jalan jadi bingung mau menempatkan posisi gimana hahaha.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar