Kami memulai perjalanan dengan menggunakan bus 80 coret. para masisir (Mahasiswa indonesia yang berada di mesir) menjuluki bis 80 coret dikarenakan dimuka bus bertuliskan 80 font arab dengan garis miring didepannya. maap ya ... tak bisa saya tuliskan dengan detail soalnya lepy saya gak canggih-canggih amat hehehe.
Setelah berselang satu jam perjalanan akhirnya kami sampai di Masjid al-Azhar. fuih... segarnya udara pagi disini. melihat beberapa orang berbondong-bondong memasuki masjid untuk belajar dan mengikuti talaqi bersama imam-imam besar. kami memasuki salah satu ruangan dalam masjid yang bernama Abbasiyah. bersama kawan-kawan kami khusyuk mendengarkan penjelasan tentang bab wudhu dari kitab Qurratul Ain.kami menyimak dan mendengarkan penuh antusias, walaupun terkadang beberapa perkataan beliau ada yang belum kami pahami. Alhamdulillah ... bisa menimba ilmu langsung bersama imam besar.
Syeikh Hisyam Kamil Hamid As Syafi'i al Azhari
di Masjid al-Azhar
Setelah berkeliling-keliling masjid al-Azhar kami diajak menuju Masjid Sayyidina Imam Husein dengan berjalan kaki.yang didalamnya terdapat makam Sayyidina Imam Husein cucu Baginda Rasulullah SAW. dan menurut ahlu sunnah kepala beliau dimakamkan disini. Subhanallah jadi semakin cinta akan Allah swt dan Islam, setelah mendengarkan beberapa cerita tentang masjid ini dari ustad yang menjelaskan. tampak dihalaman masjid terdapat payung-payung. jadi kalau foto disini berasa dimadinah hehehehe. kami selalu di kagumkan oleh arsitektur-arsitektur bangunan yang sangat berbeda jauh dengan bangunan-bangunan yang biasa kami temui di indonesia.
Di depan Masjid Imam Husein
Makam Imam Husein



Tidak ada komentar:
Posting Komentar