Jumat, 17 Oktober 2014

Talaqqi di Masjid al-Azhar dan Ziarah Makam Imam Husein

Hari Rabu, 15 Oktober kemarin, saya beserta kawan-kawan dari IKPM (Ikatan Keluarga Pondok Modern) diajak untuk mengikuti talaqi.pada Syeikh Hisyam Kamil Hamid As Syafi'i al-Azhari. Seorang Imam dan Khatib di Masjid al-Azhar yang juga seorang doktor dalam bidang syariah. kata senior-senior disini beliau adalah salah satu imam besar penganut madzhab Syafi'i yang sangat ramah. beliau senantiasa memberikan buku-buku yang berkualitas pada para hadirin dan hadirot dalam majelis ini.

Kami memulai perjalanan dengan menggunakan bus 80 coret. para masisir (Mahasiswa indonesia yang berada di mesir) menjuluki bis 80 coret dikarenakan dimuka bus bertuliskan 80 font arab dengan garis miring didepannya. maap ya ... tak bisa saya tuliskan dengan detail soalnya lepy saya gak canggih-canggih amat hehehe.

Setelah berselang satu jam perjalanan akhirnya kami sampai di Masjid al-Azhar. fuih... segarnya udara pagi disini. melihat beberapa orang berbondong-bondong memasuki masjid untuk belajar dan mengikuti talaqi bersama imam-imam besar. kami memasuki salah satu ruangan dalam masjid yang bernama Abbasiyah. bersama kawan-kawan kami khusyuk mendengarkan penjelasan tentang bab wudhu dari kitab Qurratul Ain.kami menyimak dan mendengarkan penuh antusias, walaupun terkadang beberapa perkataan beliau ada yang belum kami pahami. Alhamdulillah ... bisa menimba  ilmu langsung bersama imam besar.   
                                  



Syeikh Hisyam Kamil Hamid As Syafi'i al Azhari



                                                            Mimbar dan tempat Imam melaksanakan sholat


Ketika adzan sholat dzuhur berkumandang beliau mengakhiri talaqi pada siang ini. kami bergegas melaksanakan sholat dzuhur dimasjid al-Azhar, Subhanallah rasanya seperti mimpi bisa melaksanakan sholat dimasjid ini. setelah selesai melaksanakan sholat dzuhur kami diajak mengelilingi masjid al-Azhar yang mana terdapat beberapa bagian masjid dengan nama yang berbeda-beda. beberapa diantaranya ada bagian "maghrib" yang mana dulunya tempat itu sebagai tempat berkumpul dan belajarnya orang-orang yang berasal dari maghrib. ada juga bagian fathimiyyah yang dibangun pada masa fathimiyyah. kami juga ditunjukkan ruangan "Darul Ifta" jadi didalamnya sudah ada beberapa ulama-ulama besar yang siap dengan pertanyaan-pertanyaan tentang fatwa-fatwa terbaru al-Azhar. disampingnya juga terdapat perpustakaan, sayangnya saya beserta kawan-kawan tidak bisa memasuki perpustakaan tersebut dikarenakan penajaga "bawwab" tidak ada ditempat.


                                                                             di Masjid al-Azhar

                                                   
Setelah berkeliling-keliling masjid al-Azhar kami diajak menuju Masjid Sayyidina Imam Husein dengan berjalan kaki.yang didalamnya terdapat makam Sayyidina Imam Husein cucu Baginda Rasulullah SAW. dan menurut ahlu sunnah kepala beliau dimakamkan disini. Subhanallah jadi semakin cinta akan Allah swt dan Islam, setelah mendengarkan beberapa cerita tentang masjid ini dari ustad yang menjelaskan. tampak dihalaman masjid terdapat payung-payung. jadi kalau foto disini berasa dimadinah hehehehe. kami selalu di kagumkan oleh arsitektur-arsitektur bangunan yang sangat berbeda jauh dengan bangunan-bangunan yang biasa kami temui di indonesia.

                                                           Di depan Masjid Imam Husein
Makam Imam Husein 

                                                          Pintu masuk Masjid Imam husein

Tidak ada komentar:

Posting Komentar